Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

DLH Balikpapan Upayakan Penghijauan Lewat Tanaman Tabebuya

323
×

DLH Balikpapan Upayakan Penghijauan Lewat Tanaman Tabebuya

Share this article
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayalaksana.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pemandangan sejumlah ruas jalan di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, kini tampak berbeda. Pohon tabebuya yang tengah bermekaran menghadirkan warna bunga di tengah kawasan perkotaan, sekaligus menambah keindahan lingkungan jalan.

Example 300x600

Keberadaan tabebuya menjadi bagian dari upaya penghijauan yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Selain berfungsi sebagai pohon peneduh, tanaman tersebut dipilih karena memiliki bunga yang menarik ketika memasuki masa berbunga.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayalaksana mengatakan, penanaman tabebuya telah dilakukan sejak sekitar empat hingga lima tahun terakhir. Tanaman ini menjadi salah satu jenis pohon yang dikembangkan untuk menambah fungsi penghijauan di sejumlah kawasan kota.

“Sudah sekitar empat tahun yang lalu kami mulai menanam tabebuya. Bukan hanya sebagai peneduh atau penghijauan, tetapi tanaman peneduh yang bisa berbunga, salah satunya tabebuya,” kata Sudirman kepada awak media, Rabu (30/9/2026).

Sebelum tabebuya dikembangkan, DLH Balikpapan lebih banyak menanam pohon peneduh seperti trembesi dan angsana. Seiring waktu, jenis tanaman penghijauan mulai diperluas dengan menambahkan tabebuya di sejumlah ruas jalan dan kawasan perkotaan.

Penanaman tabebuya juga dilakukan bersamaan dengan upaya peremajaan pohon. Pohon yang sudah berusia tua maupun mati secara bertahap diganti dengan tanaman baru, termasuk tabebuya.

DLH Balikpapan berencana memperluas penanaman tabebuya ke sejumlah lokasi lain yang memungkinkan. Salah satunya dengan memanfaatkan titik-titik baru dan ruang yang tersedia untuk penghijauan.

“Ada titik-titik baru. Nanti rencananya di daerah Jalan Baru, Mukmin Faisal, atau di ruang-ruang yang memang memungkinkan untuk kami tanam,” ujar Sudirman.

Saat ini, tabebuya telah ditanam di sejumlah kawasan Balikpapan, antara lain Gunung Malang, Kilometer 3 hingga Kilometer 13, serta beberapa titik di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Menurut Sudirman, penanaman juga direncanakan di sejumlah taman besar sebagai bagian dari pengembangan penghijauan kota.

“Di beberapa lokasi di Sudirman ada kami tanam. Rencananya, di beberapa taman besar kami akan tanam juga,” jelasnya.

Bunga tabebuya sendiri tidak memiliki waktu mekar yang sepenuhnya tetap. Sudirman mengatakan tanaman tersebut dapat berbunga setiap tahun, tetapi intensitas dan waktu mekarnya dipengaruhi kondisi cuaca.

Tabebuya, kata dia, justru cenderung lebih banyak berbunga ketika memasuki musim panas atau kemarau. Kondisi tersebut membuat keberadaan pohon tabebuya tidak hanya mendukung penghijauan, tetapi juga menghadirkan perubahan visual pada sejumlah ruas jalan saat bunganya bermekaran.

“Setiap tahun bisa berbunga, cuma tergantung. Berbunganya biasanya pada saat musim panas. Jadi, justru berbunga di musim panas,” pungkasnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *