Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Pembangunan SMPN 29 Balikpapan Capai 39 Persen, Target Rampung November 2026

322
×

Pembangunan SMPN 29 Balikpapan Capai 39 Persen, Target Rampung November 2026

Share this article
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengapresiasi percepatan progres pembangunan SMPN 29 di kawasan Perumahan Grand City, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 29 di kawasan Perumahan Grand City, Kelurahan Graha Indah, Balikpapan Utara, diproyeksikan selesai lebih cepat dari target kontrak. Meski masa pelaksanaan proyek dijadwalkan berakhir pada 24 Desember 2026, pihak kontraktor optimistis pekerjaan dapat dituntaskan pada Oktober atau November 2026.

Example 300x600

Perwakilan kontraktor PT Norma Noor, Ahmad Hamid Basri mengatakan, percepatan pekerjaan dapat dilakukan karena progres pembangunan telah melampaui target yang direncanakan. Hingga saat ini, realisasi pembangunan telah mencapai sekitar 39 persen, jauh di atas target awal yang seharusnya baru sekitar 12 persen.

“Material seluruhnya sudah tersedia di lokasi maupun gudang, sehingga tidak ada kendala pasokan. Karena itu kami optimistis pekerjaan dapat selesai lebih cepat,” ujar Ahmad saat mendampingi peninjauan proyek, Rabu (29/7/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan dimulai sejak Mei 2026 dan dilaksanakan setiap hari mulai pagi hingga pukul 22.00 WITA. Sebanyak 70 pekerja saat ini masih dikerahkan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.

Menurut Ahmad, selama dua bulan terakhir proyek berjalan tanpa hambatan berarti. Ketersediaan material dan tenaga kerja menjadi faktor utama yang mendukung percepatan pekerjaan.

“Selain gedung utama sekolah, proyek senilai Rp18.473.083.455 yang bersumber dari APBD Kota Balikpapan Tahun Anggaran 2026 itu juga mencakup pembangunan lapangan serta area parkir,” jelasnya.

Ahmad menambahkan, material kayu bekisting yang masih berada di lokasi akan dibersihkan secara bertahap setelah proses pengecoran lantai dua selesai agar area proyek lebih rapi dan mendukung tahap penyelesaian akhir.

“Sekitar dua minggu setelah pengecoran kami akan membongkar seluruh bekisting dan memindahkannya ke workshop sehingga area proyek lebih bersih untuk pekerjaan finishing,” katanya.

Sementara itu, Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengapresiasi percepatan progres pembangunan tersebut. Menurutnya, berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, struktur utama bangunan telah hampir selesai sehingga proyek diyakini dapat diselesaikan sesuai jadwal, bahkan berpotensi lebih cepat.

“Pekerjaan struktur hampir selesai. Tinggal tahap kerapian dan penyelesaian akhir. Saya berharap penyedia jasa tetap menjaga kualitas pekerjaan dengan memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) atau Health, Safety and Environment (HSE),” ujar Bagus.

Ia juga meminta kontraktor memperhatikan akses logistik menuju lokasi proyek, terutama saat musim hujan. Jalan menuju area pembangunan disarankan diperkeras menggunakan laterit atau sirtu agar distribusi material tidak terganggu.

“Pekerjaan jangan sampai terhambat hanya karena akses jalan yang becek setelah hujan. Kalau jalannya mantap, pengiriman material tetap lancar dan target penyelesaian bisa dipertahankan,” katanya.

Bagus menjelaskan, pembangunan SMPN 29 merupakan bagian dari penyediaan fasilitas umum di kawasan Perumahan Grand City. Lahan sekolah merupakan hibah dari pihak pengembang sebagai bentuk kontribusi dalam mendukung layanan pendidikan di Balikpapan Utara.

SMPN 29 dirancang memiliki 12 ruang kelas serta aula yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat kegiatan sekolah, termasuk pelaksanaan upacara. Kehadiran sekolah baru ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat seiring perkembangan kawasan permukiman di Balikpapan Utara. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *