Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

BPBD Balikpapan Perkuat Koordinasi dengan Kepolisian dan Swasta Tangani Karhutla

324
×

BPBD Balikpapan Perkuat Koordinasi dengan Kepolisian dan Swasta Tangani Karhutla

Share this article
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali.
Example 468x60

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan perusahaan swasta, dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah.

Langkah tersebut dilakukan menyusul masih tingginya kejadian karhutla, terutama di Balikpapan Timur (Baltim). Sejak Agustus 2026, BPBD Balikpapan mencatat lebih dari 50 titik karhutla dengan luasan lahan terbakar pada setiap kejadian rata-rata mencapai 2 hingga 4 hektare.

Example 300x600

Kepala BPBD Balikpapan, Usman Ali, mengatakan penanganan karhutla membutuhkan dukungan lintas pihak, terutama karena sejumlah titik api berada di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.

“Jika menggunakan pemukul api, hasilnya kurang maksimal karena begitu angin kencang bertiup, api bisa muncul kembali,” kata Usman saat ditemui awak media, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, kondisi medan menjadi salah satu kendala utama dalam proses pemadaman. Sejumlah kawasan memiliki akses jalan sempit dan terjal sehingga armada pemadam tidak dapat langsung mendekati titik api.

Karena itu, BPBD memperkuat koordinasi dengan kepolisian maupun perusahaan di sekitar lokasi kebakaran untuk mendukung proses pemadaman, khususnya ketika armada BPBD mengalami keterbatasan dalam menjangkau titik api.

Di Balikpapan Timur, sejumlah perusahaan turut membantu dengan menyediakan pasokan air untuk mendukung proses pemadaman. Meskipun tidak memiliki armada pemadam kebakaran, dukungan tersebut dinilai membantu kebutuhan operasional petugas di lapangan.

Sementara itu, di kawasan Kariangau, Balikpapan Barat (Balbar), perusahaan setempat turut mengerahkan armada pemadam milik mereka ke lokasi kebakaran.

“Di Baltim, sejumlah perusahaan membantu menyediakan pasokan air untuk mendukung proses pemadaman. Sementara di kawasan Kariangau, Balbar, perusahaan setempat turut mengerahkan armada pemadam milik mereka ke lokasi kebakaran,” jelasnya.

Usman mengatakan Balikpapan Timur menjadi salah satu wilayah dengan kejadian karhutla cukup tinggi. Dalam sehari, kebakaran di kawasan tersebut bahkan dapat terjadi hingga enam kali di lokasi yang berbeda.

Selain Balikpapan Timur, titik kebakaran juga ditemukan di Balikpapan Barat dan Balikpapan Selatan (Balsel).

BPBD menduga sebagian kebakaran bermula dari aktivitas manusia, terutama di kawasan tepi jalan. Puntung rokok yang dibuang sembarangan maupun aktivitas membakar sampah tanpa pengawasan diduga dapat menjadi pemicu munculnya api.

Kondisi cuaca dan embusan angin kemudian dapat membuat api lebih cepat membesar dan merambat ke kawasan yang dipenuhi semak kering.

“Indikasinya masyarakat membuang puntung rokok atau ada penyebab lain. Kebakaran kerap diawali dari pinggir jalan sebelum akhirnya merambat masuk ke dalam hutan,” terangnya.

BPBD Balikpapan terus mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering.

Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah di sekitar tepi jalan tanpa pengawasan.

Penguatan koordinasi antara BPBD, kepolisian, perusahaan, dan unsur terkait lainnya diharapkan dapat mendukung respons yang lebih cepat ketika terjadi kebakaran sekaligus membantu mencegah api meluas ke kawasan hutan dan lahan. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

 

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *