Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Kabut Asap Selimuti Balikpapan, DLH Pastikan Kondisi Kualitas Udara Masih Aman

324
×

Kabut Asap Selimuti Balikpapan, DLH Pastikan Kondisi Kualitas Udara Masih Aman

Share this article
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana kepada awak media.
Example 468x60

 

 

Example 300x600

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Timur. Kondisi tersebut turut terlihat di Kota Balikpapan, terutama pada pagi hari ketika udara tampak berkabut lebih tebal dari biasanya.

Meski jarak pandang dan kondisi langit terlihat lebih pekat, aktivitas masyarakat di Balikpapan hingga Senin 28 September 2026, masih berlangsung normal. Kegiatan belajar mengajar di sekolah, serta aktivitas perkantoran juga belum mengalami perubahan akibat kondisi tersebut.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kualitas udara. Pemantauan dilakukan menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) yang bekerja secara real time selama 24 jam.

Kepala DLH Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menjelaskan, pihaknya memiliki dua perangkat AQMS yang ditempatkan di lokasi berbeda untuk mengetahui perkembangan kualitas udara di wilayah Kota Balikpapan.

“Berdasarkan alat yang kami pasang di dua tempat, yaitu di kantor DLH dan di Balikpapan Baru, kondisi kualitas udara memang sedang. Kami pantau secara real time,” kata Sudirman saat ditemui awak media, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, hasil pemantauan dari kedua perangkat tersebut menunjukkan kualitas udara Balikpapan saat ini berada pada kategori sedang. Kondisi tersebut berarti kualitas udara masih berada dalam tingkat yang belum membahayakan masyarakat secara umum.

“Artinya, secara kualitas udara belum berbahaya,” ujarnya.

Sudirman juga mengimbau masyarakat agar ikut memperhatikan perkembangan kualitas udara secara mandiri. Informasi mengenai kondisi udara dapat dipantau melalui aplikasi yang terhubung dengan sistem pemantauan kualitas udara.

“Masyarakat bisa mengunduh aplikasi pemantauannya di Playstore,” ucapnya.

Pemantauan kualitas udara menjadi penting di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi. Sebab, peningkatan konsentrasi polutan di udara dapat berdampak terhadap kesehatan, terutama jika paparan berlangsung dalam waktu tertentu.

Kondisi udara yang tidak sehat dapat menimbulkan sejumlah keluhan, seperti iritasi pada mata hingga gangguan pada saluran pernapasan.

“Karena itu, masyarakat disarankan tetap memperhatikan kondisi udara sebelum maupun saat melakukan aktivitas di luar ruangan,” paparnya.

DLH Kota Balikpapan memastikan pemantauan kualitas udara terus dilakukan secara berkala di sejumlah titik. Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui perubahan kondisi udara, sekaligus memastikan kualitas udara di wilayah kota tetap dalam kondisi yang terkendali.

Masyarakat juga diminta tetap waspada terhadap perubahan kondisi di lingkungan sekitar.

“Terlebih apabila kabut asap terlihat semakin pekat atau mulai muncul keluhan kesehatan setelah melakukan aktivitas di luar ruangan,” ungkapnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *