SAHABATKALTIM, KUKAR : Untuk mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar peningkatan kompetensi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama tingkat SMP di Aula Dinas Pendidikan, Senin (5/5/2025).
MGMP ini diikuti oleh sebanyak 175 Guru Pendidikan Agama Islam dan Kristen di Kukar. Dan menghadirkan narasumber dari Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman (KBKPI).
Plt Kabid SMP Disdikbud Kukar Emy Rosana Saleh menjelaskan, MGMP ini sudah dilakukan yang ke 7 dengan 10 mata pelajaran, sebelumnya MGMP telah dilaksanakan untuk mata pelajaran Bahasa Inggris, Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Seni Budaya, IPS ,saat ini Pendidikan Agama.
“Jadi tersisa 3 Mata Pelajaran yang belum dilaksanakan, MGMP selanjutnya akan dilaksanakan untuk mata pelajaran TIK, PJOK dan PPKN,” ucap Emy Rosana Saleh
Emy Rosana Saleh menyampaikan salah satu fokus utama dalam MGMP Pendidikan Agama ini adalah, melakukan review kembali terhadap materi pendidikan agama di setiap tingkatnya
“Kami meminta para seluruh guru untuk meninjau kembali terhadap materi pendidikan agama di kelas 7,8,9. Karena terdapat materi yang membutuhkan jangka waktu yang lama untuk siswa bisa memahami,Misalnya materi tentang toharoh dan sholat,” ungkapnya
Lebih lanjut, Pihaknya mendorong para guru untuk menggabungkan pembelajaran dengan menggunakan teknologi, seperti Google sheet, Classroom dan lainnya.
“Para Guru harus mengintegrasikan pembelajaran dengan menggunakan teknologi, seperti Google Classroom, Google Sheet, untuk membantu pembelajaran,” ucapnya
Selain itu, program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang menjadi bagian visi Bupati Kukar Edi Damansyah harus menjadi rutinitas harian di sekolah.
“kita ingin menyokong atau mensukseskan program GEMA yang bagian dari visi bupati. Kami meminta seluruh SMP melaksanakan Program GEMA, Tidak hanya siswa Muslim yang membaca Al-Qur’an, siswa non-Muslim juga harus membaca kitab suci mereka masing-masing,” ungkapnya
Sementara itu, salah satu peserta yang mengikuti MGMP Pendidikan Agama SMPN 5 Tenggarong Seberang Ade Surian menjelaskan, dengan adanya program MGMP ini, sangat membantu para guru di Kukar.
“Secara keseluruhan, MGMP ini sangat membantu kami para guru. Khususnya saya yang sebelumnya belum menguasai fitur-fitur di Chromebook dan Classroom. Di hari pertama sudah dijelaskan secara rinci bagaimana cara menggunakan Google Classroom untuk kegiatan pembelajaran.,” ungkap Ade Suriana
Ade Suriana juga Menyampaikan MGMP ini memberikan nilai tambah yang signifikan, terutama dalam proses digitalisasi pembelajaran yang kini menjadi tuntutan di era pendidikan modern.
“Saya berharap implementasinya bisa langsung terasa di kelas. Pembelajaran tidak hanya jadi lebih interaktif, tapi juga lebih kompeten,” ucapnya. (adv/*sya)



















