Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Pemkot Balikpapan Buka Peluang Koperasi Merah Putih Jadi Pangkalan Elpiji 3 Kg

332
×

Pemkot Balikpapan Buka Peluang Koperasi Merah Putih Jadi Pangkalan Elpiji 3 Kg

Share this article
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma kepada media.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Balikpapan mulai menunjukkan perkembangan sebagai salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Selain memasarkan kebutuhan pokok, koperasi kini berpeluang memperluas usahanya melalui distribusi elpiji bersubsidi 3 kilogram.

Example 300x600

Dari 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang telah terbentuk sejak 2025, sekitar 60 persen atau 19 hingga 20 koperasi saat ini sudah menjalankan kegiatan usaha.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUKMP) Kota Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma menjelaskan, koperasi yang telah beroperasi mulai membangun kerja sama dengan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN), terutama dalam penyediaan bahan pokok penting.

“Dari 34 Koperasi Kelurahan Merah Putih yang sudah terbentuk sejak 2025, sekitar 60 persen atau 19 hingga 20 koperasi saat ini sudah beroperasi,” kata Heruressandy kepada media, Senin (21/9/2026).

Menurutnya, sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, gula dan minyak goreng telah dipasarkan melalui koperasi. Aktivitas tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas fungsi koperasi agar tidak hanya bergerak dalam kegiatan usaha, tetapi juga memberikan akses kebutuhan dasar yang lebih dekat kepada masyarakat.

Perkembangan usaha tersebut tercermin dari omzet yang berhasil dihimpun. Hingga Agustus 2026, kegiatan usaha Koperasi Kelurahan Merah Putih telah menghasilkan omzet lebih dari Rp2 miliar.

Capaian tersebut dinilai dapat menjadi modal bagi koperasi untuk mengembangkan jenis usaha dan kerja sama lainnya. Salah satu peluang yang kini tengah didorong adalah keterlibatan koperasi dalam distribusi elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram.

“Ini kami harapkan mereka bisa melanjutkan bentuk kerja sama lainnya, seperti penyediaan gas subsidi 3 kilogram sesuai dengan peruntukannya,” ujarnya.

Namun, rencana tersebut belum masuk pada tahap pelaksanaan. Pemerintah Kota Balikpapan masih menunggu petunjuk teknis dari Pertamina Patra Niaga dan arahan pemerintah pusat terkait mekanisme distribusi elpiji melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih.

Salah satu hal yang masih dibahas adalah posisi koperasi dalam rantai distribusi elpiji bersubsidi. Pemkot Balikpapan berharap koperasi yang nantinya ditunjuk dapat berperan sebagai pangkalan, bukan subpangkalan.

“Diharapkan seperti itu. Kami juga masih menunggu arahan dari pusat, apakah penetapan status Koperasi Kelurahan Merah Putih nanti menjadi pangkalan,” jelas Heru sapaan akrabnya.

Menurutnya, apabila rencana tersebut terealisasi, koperasi berpotensi memiliki peran yang lebih luas dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Koperasi tidak hanya menjadi tempat kegiatan ekonomi, tetapi juga dapat menjadi salah satu titik layanan kebutuhan dasar di masing-masing kelurahan.

Dengan pengembangan tersebut, keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi, sekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dan elpiji bersubsidi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Dengan demikian, pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih diarahkan tidak sekadar mengejar omzet, tetapi juga membangun layanan ekonomi yang lebih dekat dengan masyarakat di masing-masing kelurahan,” pungkasnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *