Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Kukar

Dinkes Kukar Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

507
×

Dinkes Kukar Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Inklusif Bagi Penyandang Disabilitas

Share this article
Plt Dinkes Kukar Kusnandar
Example 468x60

SAHABATKALTIM, KUKAR : Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Salah satu terobosan yang mulai diimplementasikan adalah pelatihan bahasa isyarat bagi tenaga medis.

Plt Kepala Dinkes Kukar, Kusnandar, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempermudah komunikasi antara tenaga kesehatan dan pasien tunarungu maupun tunawicara. Saat ini, pelatihan tersebut telah dilaksanakan di RSUD AM Parikesit dan diharapkan bisa diterapkan di fasilitas kesehatan lainnya di wilayah Kukar.

Example 300x600

“Pelatihan bahasa isyarat ini adalah langkah awal kami menuju pelayanan yang lebih ramah disabilitas. Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan mendapatkan layanan kesehatan hanya karena keterbatasan komunikasi,” ujarnya.

Dinkes Kukar juga membentuk tim kerja khusus di bidang Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) untuk memperluas jangkauan pelatihan tersebut. Upaya ini turut melibatkan narasumber berkompeten agar pelatihan berjalan efektif dan berkelanjutan.

Selain penguatan SDM, Dinkes Kukar tengah menghimpun data penyandang disabilitas, termasuk lokasi dan jumlah mereka di seluruh kecamatan. Data ini sangat penting untuk merancang kebijakan pelayanan kesehatan yang tepat sasaran. Namun, Kusnandar mengakui masih adanya tantangan berupa keterbatasan jumlah terapis di daerah.

“Dengan dukungan data yang akurat, kami bisa merencanakan program yang lebih menyentuh kebutuhan riil masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas,” jelas Kusnandar.

Sebagai bagian dari peningkatan layanan secara menyeluruh, Kusnandar juga mengajak masyarakat, khususnya orang tua, agar rutin memanfaatkan layanan Posyandu dan pemeriksaan di puskesmas. Deteksi dini terhadap gangguan tumbuh kembang anak dinilai penting untuk mencegah kondisi lebih serius di kemudian hari.

“Kami ingin semua anak di Kukar tumbuh optimal. Keterlibatan orang tua dalam pemantauan sejak dini sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Dinkes Kukar berharap dukungan dari pemerintah daerah dapat mempercepat penyediaan tenaga kesehatan yang lebih memadai, sehingga pelayanan kesehatan di Kukar benar-benar merata dan menjangkau semua kelompok masyarakat. (adv/ely)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *