Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Prioritaskan Pendidikan, Pemkot Balikpapan Mulai Bagikan 150 Ribu Seragam Gratis

312
×

Prioritaskan Pendidikan, Pemkot Balikpapan Mulai Bagikan 150 Ribu Seragam Gratis

Share this article
Secara simbolis, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud memakaikan seragam gratis kepada salah satu peserta didik tingkat SMP.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai mendistribusikan seragam sekolah gratis kepada peserta didik baru jenjang PAUD, TK, SD, SMP, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), serta peserta didik di Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Kesetaraan.

Example 300x600

Penyerahan simbolis dilakukan di SDN 009 Balikpapan Utara, Kamis (16/7/2026). Seragam secara simbolis diserahkan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud.

Ia menegaskan, penyediaan seragam sekolah merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam mendukung akses pendidikan yang merata, sekaligus meringankan beban ekonomi orang tua.

“Pemkot Balikpapan tetap konsisten memberikan seragam sekolah kepada anak-anak kita, mulai dari PAUD, TK, SD hingga SMP,” kata Rahmad kepada awak media.

Rahmad mengatakan, saat ini pemerintah telah menyalurkan sebagian besar jenis seragam yang dibutuhkan peserta didik. Namun, masih terdapat dua jenis seragam yang belum dapat diberikan karena menyesuaikan kondisi kemampuan keuangan daerah.

“Alhamdulillah, mudah-mudahan ke depan bisa kami berikan secara lengkap. Masih ada dua jenis seragam yang belum bisa dipenuhi. Kami lihat dulu kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Menurutnya, apabila kondisi fiskal daerah semakin baik, Pemkot Balikpapan akan berupaya melengkapi seluruh kebutuhan seragam siswa. Ia menegaskan bahwa sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pemerintah, karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

“Kalau kemampuan keuangan daerah kami semakin kuat, saya yakin pendidikan dan kesehatan akan terus menjadi prioritas karena bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan,” ujarnya.

Saat ditanya apakah dua jenis seragam yang belum tersedia akan dibagikan pada tahun ini, Rahmad menyebut hal tersebut masih bergantung pada kondisi keuangan daerah. Dia mengakui saat ini sejumlah daerah menghadapi keterbatasan akibat berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.

“Kami lihat kemampuan keuangan daerah. Saat ini dana transfer ke daerah juga mengalami pembatasan, bahkan ada yang ditiadakan. Kami berdoa mudah-mudahan melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), kita mampu menambah seragam untuk anak-anak kita,” imbuhnya.

Meski demikian, Rahmad menilai kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari pemberian fasilitas seperti seragam, tetapi juga dari peningkatan mutu tenaga pendidik. Sebutnya, penguatan sumber daya manusia (SDM) guru menjadi faktor penting dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

“Yang lebih penting adalah komitmen kami memberikan pendidikan yang layak kepada anak-anak. Selain itu, peningkatan SDM guru, baik di sekolah negeri maupun swasta, juga harus terus dilakukan agar mereka dapat memberikan pembelajaran terbaik,” katanya.

Pemkot Balikpapan menargetkan proses distribusi seragam dimulai pada Kamis (16/7/2026) dan dapat selesai paling lambat Sabtu (18/7/2026), sehingga seluruh peserta didik sudah menerima seragam sebelum kegiatan belajar mengajar berjalan normal.

Secara keseluruhan, sebanyak 150 ribu pasang seragam disiapkan untuk peserta didik baru di jenjang PAUD, TK, SD, SMP, sekolah swasta, madrasah, hingga Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Program tersebut didukung anggaran sekitar Rp30 miliar.

“Itu langsung kami berikan kepada anak-anak kita, baik yang bersekolah di sekolah negeri maupun swasta, termasuk madrasah dan SKB,” tutup Rahmad. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *