SAHABATKALTIM, KUKAR : Menjelang pesta adat erau 2025, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar memastikan pelaksanaan pesta adat erau tersebut berjalan khidmad dan meriah.
Hal ini menjadi tantangan terbesar bagi pemerintah daerah, dalam memeriahkan pelaksanaan tradisi budaya erau ditengah efisiensi daerah.
Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyebut sejumlah rangkaian sudah dipersiapkan sejak awal Agustus. Di antaranya geladi tari massal serta teknis pembukaan acara.
“Persiapan sudah berjalan, tinggal menunggu waktu pelaksanaan,” ujarnya.
Selain itu, ia mengaku tantangan terbesar tahun ini juga adalah pemilihan event organizer (EO). Proses tersebut masih berlangsung seiring dengan adanya rasionalisasi anggaran. Kondisi ini juga berpotensi memengaruhi jumlah peserta yang terlibat dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski begitu, Puji menegaskan semangat kemeriahan dan pelestarian budaya tetap dijaga. Jika tidak dari sisi kuantitas penampil, kemasan visual acara akan dibuat lebih menarik.
“Kalau bukan dari pertunjukan tari, setidaknya dari tampilan warna dan konsep acaranya,” jelasnya.
Ia menambahkan, meski jumlah peserta kemungkinan berkurang, Disdikbud Kukar akan memaksimalkan kreativitas, dalam menyajikan setiap rangkaian kegiatan agar tetap meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Target kami, Erau 2025 tetap meriah dan berkesan bagi semua yang hadir,” ucapnya.
Dirinya berharap, seluruh masyarakat Kukar untuk turut memeriahkan pesta adat ini. Dan menjaga tradisi budaya hingga kondusifitas daerah setiap prosesinya. (adv/*nda)



















