Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Dinsos Balikpapan Optimistis Sekolah Rakyat Perluas Akses Pendidikan Anak Rentan

338
×

Dinsos Balikpapan Optimistis Sekolah Rakyat Perluas Akses Pendidikan Anak Rentan

Share this article
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Balikpapan, Arfiansyah saat ditemui di kantor DPRD Balikpapan.
Example 468x60

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pemerintah Kota Balikpapan telah memastikan 11 anak telah lolos proses seleksi dan verifikasi calon peserta didik Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 58 Samarinda.

Kepala Dinsos Balikpapan, Arfiansyah menyampaikan, proses penerimaan peserta didik di SRT 58 Samarinda dilakukan berdasarkan sejumlah persyaratan, termasuk ketersediaan kuota dan ketentuan usia calon siswa.

Example 300x600

“Dari 16 anak yang kami usulkan, sebanyak 11 anak diterima sebagai peserta didik. Sementara lima lainnya belum dapat mengikuti program, karena keterbatasan kuota sekolah dan ada yang usianya sudah melewati batas penerimaan,” ucap Arfi kepada awak media, Jumat (26/6/2026).

Menurut Arfi, dari 11 peserta didik yang diterima, saat ini 10 anak masih aktif menjalani pendidikan di SRT 58 Samarinda. Mereka baru saja menyelesaikan Tahun Ajaran 2025/2026 dan telah kembali ke Balikpapan, untuk menikmati masa libur sekolah bersama keluarga mulai 21 Juni hingga 5 Juli 2026.

Kesepuluh siswa tersebut terdiri atas delapan anak jenjang Sekolah Dasar (SD) dan dua anak jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Selama masa liburan, mereka diserahkan kembali kepada orang tua atau wali sebelum kembali ke Samarinda untuk melanjutkan pendidikan pada tahun ajaran berikutnya,” jelasnya.

Kadinsos menjelaskan, program Sekolah Rakyat tidak hanya ditujukan bagi anak putus sekolah, tetapi juga membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan formal.

Dari 10 siswa yang saat ini aktif, empat anak sebelumnya belum pernah bersekolah, sedangkan enam lainnya pernah mengikuti pendidikan formal sebelum bergabung dalam program tersebut. Meski demikian, satu dari 11 peserta didik yang sempat diterima belum dapat melanjutkan proses belajar.

“Anak tersebut untuk sementara dikembalikan kepada keluarganya, karena memerlukan penanganan dan pendampingan khusus terkait perkembangan dirinya agar nantinya dapat mengikuti pembelajaran secara optimal,” imbuhnya.

Dinsos Balikpapan berharap program Sekolah Rakyat terus menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga rentan yang mengalami hambatan dalam mengakses pendidikan.

“Pemerintah daerah juga berkomitmen memperluas kesempatan belajar bagi seluruh anak melalui program pendidikan yang inklusif dan setara,” paparnya.

Dia menambahkan, masa libur sekolah diharapkan menjadi momentum bagi para siswa untuk mempererat hubungan dengan keluarga, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tahun ajaran baru dengan semangat yang lebih baik.

“Kami berharap seluruh anak dapat kembali mengikuti pembelajaran dengan motivasi tinggi sehingga cita-cita untuk memperoleh pendidikan yang layak dapat terus terwujud,” pungkasnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *