Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

SAPA UMKM Buka Akses Layanan Terpadu, 1.200 Pelaku Usaha Balikpapan Sudah Terdaftar

327
×

SAPA UMKM Buka Akses Layanan Terpadu, 1.200 Pelaku Usaha Balikpapan Sudah Terdaftar

Share this article
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, Balikpapan : Sebanyak 1.200 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Balikpapan kini telah terdaftar dalam program SAPA UMKM. Melalui program yang digagas pemerintah pusat tersebut, para pelaku usaha akan lebih mudah mengakses berbagai layanan pemerintah, mulai dari pengurusan legalitas usaha hingga perluasan pemasaran produk.

Example 300x600

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, dan Perindustrian (DKUMKMP) Balikpapan, Heruressandy Setia Kesuma mengatakan, SAPA UMKM dirancang sebagai sistem layanan terpadu yang menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai program pemerintah dalam satu platform.

“Melalui sistem ini, UMKM dapat memperoleh akses terhadap berbagai layanan, seperti pengurusan legalitas usaha dan pemasaran produk,” kata Heru saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, SAPA UMKM tidak hanya berfungsi sebagai pendataan nasional, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi pelaku usaha untuk memperoleh berbagai bentuk pendampingan dan pemberdayaan. Nantinya, sistem tersebut akan terintegrasi dengan layanan dari 13 kementerian dan lembaga.

“Saat ini, Kementerian UMKM masih menyelesaikan proses integrasi tersebut agar seluruh pelaku UMKM di Indonesia dapat mengakses berbagai program pemerintah melalui satu sistem yang lebih sederhana dan mudah digunakan,” lanjutnya.

Di Balikpapan, antusiasme pelaku usaha terhadap program ini cukup tinggi. Pada pelaksanaan kegiatan sebelumnya, sekitar 1.000 UMKM mengikuti proses pendaftaran. Peserta berasal dari berbagai kelompok binaan, termasuk DKUMKMP Balikpapan dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Jumlah tersebut kemudian bertambah dengan keikutsertaan sekitar 200 UMKM binaan DKUMKMP pada hari kedua kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pro Kesejahteraan Produktif dan Pengembangan Kewirausahaan Nasional.

“Maka total peserta dari Balikpapan yang telah bergabung dalam SAPA UMKM mencapai 1.200 pelaku usaha,” tambahnya.

Heru berharap para peserta yang telah terdaftar tidak hanya memanfaatkan layanan yang tersedia, tetapi juga berperan aktif mengajak pelaku UMKM lain untuk bergabung.

“Kami berharap mereka dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan informasi kepada pelaku usaha lainnya agar semakin banyak UMKM yang memanfaatkan program ini,” ujarnya.

Meski demikian, tidak semua pelaku usaha dapat langsung mengikuti SAPA UMKM. Program ini diprioritaskan bagi pelaku usaha yang masuk kategori desil 4 ke atas berdasarkan Data Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Sementara masyarakat yang berada pada kelompok desil 1 hingga 3 akan memperoleh pendampingan melalui skema program lain yang disiapkan Kementerian Sosial bersama kementerian dan lembaga terkait.

“Pemerintah berharap jumlah peserta SAPA UMKM di Balikpapan terus bertambah seiring meningkatnya pemahaman pelaku usaha terhadap manfaat program tersebut,” harapannya.

Dengan semakin banyak UMKM yang terhubung ke dalam sistem layanan terpadu, akses terhadap pembinaan, legalitas, hingga peluang pengembangan usaha diharapkan semakin terbuka. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *