SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menghadapi tantangan untuk mempertahankan kualitas pengelolaan sampah dan lingkungan di tengah pertumbuhan kota, serta meningkatnya aktivitas masyarakat.
Hal ini menyusul diraihnya penghargaan Kota Terbaik II kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri, dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Kalimantan.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi atas upaya yang telah dilakukan pemerintah, tetapi juga menjadi pemicu untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kebersihan, memperkuat pengelolaan sampah, serta mewujudkan lingkungan yang semakin nyaman dan asri bagi seluruh masyarakat Balikpapan,” kata Rahmad kepada media, Sabtu (5/9/2026).
Menurutnya, mempertahankan kebersihan kota tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan juga diperlukan agar pengelolaan sampah dapat berjalan secara berkelanjutan.
Rahmad menilai sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
Dengan adanya kolaborasi tersebut, pengelolaan sampah diharapkan tidak hanya dilakukan ketika ada program maupun penilaian penghargaan. Kebiasaan menjaga kebersihan diharapkan dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
“Capaian tersebut diharapkan semakin memperkuat komitmen Pemkot Balikpapan dalam membangun kota yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan,” harapnya.
Di sisi lain, pertumbuhan kota dan aktivitas masyarakat yang terus meningkat menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas lingkungan. Karena itu, peningkatan pengelolaan sampah dan penataan lingkungan perlu dilakukan secara konsisten.
Pemkot Balikpapan pun diharapkan terus mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar capaian yang telah diraih dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan.
“Pemkot Balikpapan pun diharapkan dapat terus mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat, sehingga predikat sebagai salah satu kota dengan pengelolaan sampah dan lingkungan yang baik di Kalimantan dapat terus dipertahankan,” ungkapnya.
Penghargaan Kota Terbaik II akhirnya tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi Balikpapan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan membutuhkan komitmen yang dilakukan secara terus-menerus. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















