SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Persiapan menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mulai menjadi perhatian Pemerintah Kota Balikpapan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Balikpapan berencana memperkuat koordinasi lintas lembaga, sebagai langkah awal mendukung kelancaran pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Koordinasi awal diperkirakan mulai dilakukan pada pertengahan 2027, khususnya berkaitan dengan kesiapan organisasi politik yang akan mengikuti kontestasi Pemilu 2029.
“Tahapan persiapan tersebut penting dilakukan agar seluruh pihak yang terlibat dapat memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sejak awal,” kata Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Elizabeth kepada awak media, Jumat (30/10/2026).
Menurut Elizabeth, sekitar Juni atau Juli 2027 diperkirakan sudah mulai ada persiapan yang berkaitan dengan organisasi politik peserta pemilu.
“Kalau tidak salah, sekitar Juni atau Juli tahun depan sudah ada persiapan untuk organisasi politik yang akan berkontestasi dalam pemilu nantinya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Kesbangpol tidak mengambil alih tugas penyelenggara pemilu. Lembaga tersebut akan menjalankan fungsi koordinasi dengan berbagai pihak terkait, terutama dalam mendukung kesiapan organisasi politik dan membangun komunikasi antarlembaga.
Sementara itu, penyelenggaraan teknis pemilu tetap menjadi kewenangan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Adapun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memiliki tanggung jawab dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap seluruh proses pemilu.
“Pembagian kewenangan tersebut dinilai penting agar persiapan Pemilu 2029 tidak tumpang tindih,” imbuhnya.
Setiap lembaga diharapkan dapat bekerja sesuai tugas dan fungsinya, sekaligus saling mendukung dalam menghadapi tahapan pemilu mendatang.
Elizabeth menegaskan, koordinasi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan sejak dini. Dengan komunikasi yang terbangun lebih awal, berbagai kebutuhan persiapan diharapkan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti oleh instansi yang berwenang.
“Meski tahapan teknis masih menjadi ranah KPU, Kesbangpol Balikpapan mulai menempatkan diri sebagai bagian dari upaya membangun kesiapan daerah menghadapi Pemilu 2029,” sambungnya.
Langkah awal ini diharapkan dapat menciptakan sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, pengawas, dan organisasi politik, sehingga pelaksanaan pesta demokrasi mendatang dapat berlangsung lebih terarah dan tertib. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















