SAHABATKALTIM, Balikpapan : Musim libur sekolah yang diperkirakan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan, diprediksi akan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Kota Balikpapan.
Mengantisipasi lonjakan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai melakukan berbagai persiapan guna memastikan pelayanan kepada pengunjung berjalan optimal.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, periode libur sekolah selalu menjadi salah satu momentum penting bagi sektor pariwisata.
Selain mendorong peningkatan jumlah wisatawan, kondisi tersebut juga berpotensi menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha yang bergerak di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Libur sekolah selalu menjadi periode dengan tingkat kunjungan yang cukup tinggi. Karena itu kami meminta seluruh pengelola wisata memastikan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan pengunjung tetap terjaga,” ucap Ratih sapaan akrabnya kepada media, Minggu (14/6/2026).
Menurutnya, kesiapan pengelola destinasi wisata menjadi faktor penting untuk memberikan pengalaman berwisata yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat.
Disparpora juga terus berkoordinasi dengan pengelola objek wisata agar fasilitas yang tersedia berada dalam kondisi baik dan siap digunakan selama masa liburan.
“Salah satu destinasi yang diproyeksikan menjadi tujuan favorit wisatawan adalah Pantai Manggar Segara Sari,” akunya.
Lanjutnya, kawasan wisata andalan Kota Balikpapan tersebut setiap tahunnya menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun luar daerah, terutama saat musim libur sekolah dan libur panjang.
Untuk meningkatkan daya tarik kawasan, pemerintah terus melakukan perawatan fasilitas dasar serta menyiapkan sejumlah pengembangan baru.
Beberapa program yang tengah direncanakan antara lain penambahan wahana jet ski, aktivitas berkuda, pembangunan vila, hingga pengembangan konsep sport tourism yang menggabungkan kegiatan olahraga dan pariwisata,” terangnya.
Ratih berharap berbagai pengembangan tersebut mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata Balikpapan.
Tidak hanya mendorong peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga membuat wisatawan tinggal lebih lama, sehingga memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga sektor perhotelan dan jasa wisata. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















