SAHABATKALTIM, Balikpapan : Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendorong percepatan pembangunan Rumah Jabatan Wakil Wali Kota agar selesai sesuai target. Selain meminta penambahan tenaga kerja, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo juga menekankan pentingnya penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) selama proses pembangunan berlangsung.
Hal itu disampaikan Bagus saat meninjau langsung proyek pembangunan rumah jabatan yang dibiayai melalui APBD Kota Balikpapan Tahun 2026, Selasa (7/7/2026). Proyek yang dikerjakan CV Putra Jaya Abadi tersebut memiliki nilai kontrak sekitar Rp12,61 miliar dengan target penyelesaian selama 176 hari kalender.
“Waktu pengerjaan yang tersisa sekitar 4,5 bulan harus dimanfaatkan secara maksimal. Karena itu, kami meminta kontraktor menambah jumlah pekerja agar progres pembangunan, khususnya pekerjaan struktur seperti pondasi, kolom, dan balok, dapat dipercepat,” ucap Bagus kepada awak media.
Ia menjelaskan, percepatan pada tahap struktur menjadi kunci karena pekerjaan arsitektur dan penyelesaian akhir atau finishing biasanya membutuhkan waktu lebih panjang. Dengan struktur yang selesai lebih cepat, tahapan berikutnya dapat berjalan tanpa hambatan.
Selain mengejar progres pekerjaan, dia juga meminta kontraktor menata area proyek agar lebih rapi dan tertata. Material yang tidak digunakan diminta segera dipindahkan, puing-puing dibersihkan, serta timbunan tanah diratakan agar aktivitas pekerja menjadi lebih aman dan efisien.
“Bahkan area fabrikasi besi juga diminta diperbaiki sehingga memberikan ruang kerja yang lebih nyaman,” terangnya.
Di sisi lain, Bagus juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum, konsultan pengawas hingga kontraktor, untuk konsisten menerapkan standar K3. Seluruh pekerja diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD), sementara setiap orang yang masuk ke area proyek harus mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.
Wakil juga meminta kontraktor mengantisipasi potensi hambatan akibat cuaca, terutama hujan, dengan memastikan akses menuju lokasi proyek tetap dapat digunakan.
“Seharusnya pekerjaan dapat kembali dilanjutkan sesaat setelah hujan reda, sehingga target penyelesaian proyek tetap dapat tercapai tepat waktu,” paparnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















