Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Balikpapan Tekankan Langkah Antisipasi bagi Warga Pesisir dan Nelayan

318
×

Hadapi Cuaca Ekstrem, BPBD Balikpapan Tekankan Langkah Antisipasi bagi Warga Pesisir dan Nelayan

Share this article
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di Kota Balikpapan menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir, nelayan, hingga pengunjung objek wisata pantai, diminta tidak hanya meningkatkan kewaspadaan, tetapi juga menerapkan langkah-langkah antisipasi guna mengurangi risiko bencana.

Example 300x600

Perubahan cuaca yang berlangsung cepat, mulai dari hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, puting beliung, hingga gelombang laut yang meningkat, dapat memicu berbagai kejadian yang mengancam keselamatan.

“Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan pohon tumbang, banjir, kecelakaan di perairan, hingga kerusakan pada fasilitas di kawasan pesisir,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali kepada awak media, Senin (13/7/2026).

Usman mengatakan, upaya mitigasi bencana akan lebih efektif apabila masyarakat memahami potensi ancaman dan mengambil tindakan pencegahan sejak dini. Menurutnya, kawasan pesisir menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terdampak ketika cuaca memburuk.

“Wilayah pesisir menjadi kawasan yang cukup rentan ketika terjadi cuaca ekstrem. Karena itu kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi angin kencang, puting beliung, maupun gelombang tinggi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

BPBD mengingatkan masyarakat yang berencana beraktivitas di kawasan pantai agar memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat. Saat gelombang tinggi atau angin kencang terjadi, pengunjung disarankan menghindari aktivitas berenang maupun bermain hingga ke tengah laut dan memilih menikmati kawasan pantai dari lokasi yang dinilai aman.

“Kepatuhan terhadap rambu keselamatan dan arahan petugas juga dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan,” tegasnya.

Perhatian serupa ditujukan kepada orang tua yang membawa anak-anak ke pantai. Anak-anak diminta tidak bermain di bibir pantai tanpa pengawasan karena perubahan arus maupun gelombang dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Pendampingan orang tua menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat meminimalkan risiko insiden di kawasan pesisir,” ingatkannya.

Sementara itu, nelayan dan pengguna transportasi laut diimbau rutin memantau prakiraan cuaca sebelum melaut. Jika terdapat peringatan dini mengenai gelombang tinggi atau angin kencang, aktivitas di laut sebaiknya ditunda hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Selain memperhatikan aktivitas di luar rumah, BPBD juga meminta warga pesisir memastikan lingkungan tempat tinggal dalam kondisi aman. Ranting pohon yang rapuh disarankan segera dipangkas, sedangkan benda-benda yang berpotensi diterbangkan angin perlu diamankan.

“Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada instansi terkait apabila menemukan pohon yang berpotensi tumbang, tiang listrik yang rawan roboh, maupun kondisi lain yang dapat membahayakan keselamatan,” tuturnya.

Untuk mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, BPBD Balikpapan telah menyiagakan personel beserta peralatan penanggulangan bencana. Koordinasi dengan TNI, Polri, Basarnas, BMKG, dan berbagai instansi terkait juga terus diperkuat agar respons terhadap kondisi darurat dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

Dia menegaskan bahwa upaya mengurangi risiko bencana memerlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kesiapan pemerintah harus dibarengi dengan kesadaran warga dalam mematuhi peringatan dini, serta mengikuti informasi cuaca yang disampaikan melalui kanal resmi.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Jangan memaksakan aktivitas di laut maupun di kawasan pantai ketika cuaca memburuk. Tetap tenang, ikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta saling mengingatkan agar risiko bencana dapat diminimalkan,” tutupnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *