SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai mematangkan rencana pembangunan Sirkuit Balap Lamaru dengan memprioritaskan penyusunan Detail Engineering Design (DED). Dokumen teknis tersebut menjadi tahapan awal sebelum pembangunan fisik dapat direalisasikan.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya akan mengusulkan anggaran penyusunan DED dalam pembahasan APBD Perubahan. Menurutnya, keberadaan DED menjadi syarat penting untuk menentukan konsep pembangunan hingga kebutuhan anggaran secara menyeluruh.
“Kami akan berjuang dulu dalam pembahasan APBD Perubahan untuk penyusunan DED. Sedangkan pembangunan fisiknya tentu menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” ucap Ratih Kusuma kepada media, Rabu (22/7/2026).
Ia menjelaskan, penyusunan DED telah masuk dalam daftar prioritas pemerintah daerah. Bahkan, survei lapangan awal di lokasi pembangunan sudah dilakukan sebagai bagian dari proses penyusunan dokumen perencanaan tersebut.
Ratih menegaskan, hingga saat ini pemerintah belum dapat memperkirakan besaran anggaran pembangunan, karena seluruh kebutuhan teknis baru akan diketahui setelah DED selesai disusun.
“Saya belum bisa menyampaikan prediksi kebutuhan anggaran karena DED belum selesai. Nanti akan kami koordinasikan lagi dengan bidang terkait,” katanya.
Rencana pembangunan sirkuit akan memanfaatkan lahan seluas sekitar 70 hektare di kawasan Balikpapan Timur (Baltim) yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Balikpapan. Lahan yang telah disiapkan sejak 2014 tersebut dipastikan berstatus clear and clean, sehingga siap dikembangkan ketika seluruh tahapan perencanaan telah rampung.
Pemkot merencanakan pembangunan sirkuit dilakukan secara bertahap. Tahap awal ditujukan untuk memenuhi standar penyelenggaraan balap tingkat nasional.
“Kemudian dilanjutkan dengan pengembangan menuju sirkuit bertaraf internasional,” lanjutnya.
Menurut Ratih, kehadiran sirkuit tersebut tidak hanya diharapkan menjadi fasilitas olahraga otomotif, tetapi juga mampu mendukung sektor pariwisata dan memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota Meeting, Incentive, Conference, and Exhibition (MICE) serta daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Selain menjadi arena olahraga, kawasan Lamaru juga diproyeksikan berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
“Pemerintah Kota telah menyiapkan sejumlah rencana pengembangan fasilitas pendukung di kawasan tersebut, agar mampu mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan kunjungan wisatawan,” terangnya.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo telah meninjau langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan sirkuit. Sebagian lahan di area tersebut juga sempat masuk dalam opsi pertimbangan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat, menunjukkan kawasan Lamaru diproyeksikan menjadi salah satu pusat pengembangan strategis Kota Balikpapan pada masa mendatang. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















