Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Kualitas Udara Tak Sehat, Pemkot Balikpapan Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

342
×

Kualitas Udara Tak Sehat, Pemkot Balikpapan Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Share this article
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Kualitas udara di Kota Balikpapan memburuk dan masuk kategori tidak sehat. Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas di luar ruangan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan polusi udara.

Example 300x600

Berdasarkan pemantauan Stasiun Air Quality Monitoring System (AQMS), indeks kualitas udara Balikpapan tercatat mencapai 107 pada pukul 06.00 WITA dan meningkat menjadi 109 pada pukul 07.00 WITA.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan, kondisi tersebut mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya yang masih berada dalam kategori sedang.

“Udara hari ini tidak sehat. Kalau kemarin masih sedang, hari ini sudah tidak sehat,” ujar Sudirman kepada media, Kamis (15/10/2026).

Menurut dia, kualitas udara dipantau secara berkala karena indeksnya dapat berubah setiap jam. Hasil pemantauan AQMS menjadi salah satu acuan untuk mengetahui perkembangan kondisi udara di Balikpapan.

Sudirman mengingatkan, kondisi udara yang tidak sehat berpotensi berdampak pada kesehatan, terutama bagi kelompok sensitif, seperti anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan atau penyakit jantung.

Karena itu, masyarakat diminta membatasi kegiatan di luar ruangan dan menghindari aktivitas fisik di luar rumah apabila tidak mendesak selama kualitas udara belum membaik.

“Bagi yang tidak perlu melakukan kegiatan fisik di luar rumah, lebih baik di dalam rumah saja,” pesannya.

Selain mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, DLH Balikpapan juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk membahas langkah penanganan kondisi tersebut.

Salah satunya melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membahas kemungkinan penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa. Ia menegaskan, keputusan terkait kebijakan pembelajaran menjadi kewenangan Dinas Pendidikan, sehingga perlu dibahas bersama instansi tersebut.

“DLH juga menjalin koordinasi dengan Dinas Kesehatan guna membahas langkah yang diperlukan dalam merespons kondisi kualitas udara yang memburuk,” jelasnya.

Sementara itu, masyarakat dapat memantau perkembangan kualitas udara melalui akun Instagram resmi DLH Balikpapan, Instagram Stories Pemerintah Kota Balikpapan dan DLH Balikpapan, aplikasi ISPU.Net, serta situs resmi Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup.

Sudirman mengimbau masyarakat memeriksa informasi kualitas udara sebelum beraktivitas di luar rumah.

“Dengan pemantauan secara berkala, masyarakat diharapkan dapat menyesuaikan kegiatan dan mengurangi risiko paparan polusi terhadap kesehatan,” paparnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *