Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Wawali Dorong Museum Budaya di Balikpapan, Buka Peluang Ekonomi Kreatif

334
×

Wawali Dorong Museum Budaya di Balikpapan, Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Share this article
Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo saat ditemui awak media.
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Pengembangan kebudayaan di Balikpapan didorong tidak hanya berfokus pada pelestarian tradisi, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Example 300x600

Salah satu upaya yang dinilai berpotensi mendukung tujuan tersebut adalah pembangunan museum budaya yang dapat menjadi ruang pelestarian sejarah sekaligus pengembangan ekonomi kreatif.

Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan, keberadaan museum budaya penting untuk menjaga warisan sejarah dan nilai-nilai budaya daerah, termasuk situs bersejarah di Balikpapan dan Kaltim.

Namun, menurutnya, kebudayaan juga memiliki potensi lebih luas apabila dikelola sebagai bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat. Kekayaan tradisi daerah dapat menjadi sumber inspirasi bagi pelaku usaha untuk menciptakan produk lokal yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat, kami juga mempunyai museum budaya, sekaligus mempertahankan nilai-nilai yang ada dan situs-situs budaya, baik di Balikpapan khususnya Kaltim,” ucap Bagus saat dihubungi media, Senin (19/10/2026).

Ia menegaskan, kebudayaan tidak semestinya dipandang hanya sebagai peninggalan masa lalu. Pelestarian budaya perlu berjalan seiring dengan upaya mendorong kreativitas masyarakat, memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membuka peluang ekonomi baru.

Bagus menilai kerajinan tradisional, kain wastra, dan kuliner khas daerah merupakan bagian dari kekayaan budaya yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Dengan pengemasan dan pengembangan yang tepat, produk-produk tersebut diharapkan mampu menjangkau konsumen yang lebih luas.

“Ini adalah langkah konkret untuk menaikkan kelas produk lokal kami. Kami juga ingin menggabungkan seni pertunjukan dengan ekonomi kerakyatan,” katanya.

Menurut Bagus, peluang pengembangan produk budaya semakin terbuka seiring dengan pertumbuhan Kalimantan sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru. Kondisi tersebut dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar produk lokal, sekaligus
meningkatkan daya saing pelaku ekonomi kreatif.

Di sisi lain, pengembangan kebudayaan juga dinilai memiliki peran sosial dalam mempererat hubungan masyarakat.

“Keberagaman tradisi antardaerah dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, sekaligus menjaga identitas bangsa,” imbuhnya.

Untuk merealisasikan potensi tersebut, Bagus menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, lembaga adat, pelaku industri kreatif, dan UMKM, termasuk dukungan Kementerian Kebudayaan RI.

Ia berharap kolaborasi itu dapat berlangsung secara berkelanjutan, sehingga upaya pelestarian budaya tidak berhenti pada kegiatan seremonial.

“Sebaliknya, kebudayaan diharapkan mampu menjadi sumber kreativitas, memperkuat identitas daerah, dan memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *