Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

Pemkot Balikpapan Kaji Dampak Lalu Lintas Terhadap Rencana Penambahan 3 SPBU

335
×

Pemkot Balikpapan Kaji Dampak Lalu Lintas Terhadap Rencana Penambahan 3 SPBU

Share this article
Pemkot Balikpapan Kaji Dampak Lalu Lintas
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan akan melakukan kajian terkait arus lalu lintas terhadap rencana penambahan 3 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Minyak Umum (SPBU).

Example 300x600

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penambahan fasilitas pelayanan BBM dapat mengurai antrean kendaraan tanpa menimbulkan kemacetan baru.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman
mengatakan, pemerintah kota (Pemkot) pada prinsipnya mendukung rencana penambahan SPBU tersebut. Namun, kesiapan akses kendaraan dan kondisi jalan di sekitar lokasi perlu menjadi perhatian sebelum pembangunan direalisasikan.

“Pada prinsipnya kami mendukung penambahan SPBU ini karena tujuannya untuk mengurai antrean. Tetapi aspek lalu lintas juga harus dipastikan agar antrean tidak mengganggu pengguna jalan lainnya,” ucap Fadli saat ditemui awak media, Jumat (30/10/2026).

Tiga lokasi yang direncanakan menjadi titik penambahan SPBU berada di Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan. Lalu kawasan Kebun Sayur, Balikpapan Barat, serta Teritip, Balikpapan Timur.

Rencana tersebut merupakan inisiatif Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan untuk memperluas pelayanan BBM bersubsidi, sekaligus mengurangi penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU yang selama ini menjadi titik antrean.

Fadli menjelaskan, kajian lalu lintas diperlukan karena setiap lokasi memiliki karakteristik jalan dan tingkat kepadatan kendaraan yang berbeda.

“Oleh sebab itu, pengaturan akses masuk dan keluar SPBU, termasuk ruang untuk menampung antrean kendaraan, harus disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kawasan,” jelasnya.

Salah satu titik yang menjadi perhatian Dishub adalah Jalan MT Haryono. Di kawasan ini, sejumlah aspek akan ditelaah, mulai dari kondisi badan jalan, keberadaan median pembatas, akses keluar-masuk kendaraan, hingga jarak lokasi SPBU dengan persimpangan.

Menurutnya, kajian tersebut tidak hanya menilai kelayakan lokasi untuk pembangunan SPBU, tetapi juga memperhitungkan pergerakan kendaraan selama menggunakan fasilitas tersebut.

Kendaraan yang masuk, mengantre, hingga kembali ke jalan raya harus dapat bergerak tanpa mengganggu arus lalu lintas.

“Yang kami lihat bukan hanya SPBU-nya, tetapi bagaimana kendaraan masuk, mengantre dan keluar. Semua harus bisa berjalan dengan baik, sehingga pelayanan meningkat dan lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Pemkot Balikpapan menegaskan, penambahan SPBU harus memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi antrean BBM bersubsidi. Namun, upaya tersebut juga perlu memperhatikan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan agar tidak memunculkan persoalan baru.

Sebelumnya, Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Kota Balikpapan, Sudirman Djayaleksana menyampaikan, evaluasi terhadap rencana penambahan SPBU diperlukan untuk memastikan fasilitas baru tersebut benar-benar mampu menjawab persoalan antrean BBM.

“Jangan sampai rencananya mengantisipasi kemacetan, tetapi malah meninggalkan masalah baru,” kata Sudirman.

Untuk mematangkan rencana tersebut, Dishub Balikpapan akan berkoordinasi dengan Pertamina dan kepolisian. Koordinasi terutama menyangkut pengaturan lalu lintas, serta akses kendaraan di sekitar lokasi SPBU yang direncanakan.

Melalui kajian dan koordinasi sejak tahap perencanaan, Pemkot Balikpapan berharap penambahan tiga SPBU dapat menyebarkan antrean ke lebih banyak titik pelayanan.

“Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap BBM bersubsidi diharapkan dapat terpenuhi dengan lebih baik tanpa mengorbankan kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan,” pungkasnya. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *