Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
AdvertorialDiskominfo Balikpapan

SPMB Balikpapan 2026 Serba Online, Orang Tua Tak Perlu Antre Sejak Dini untuk Daftar Sekolah

3
×

SPMB Balikpapan 2026 Serba Online, Orang Tua Tak Perlu Antre Sejak Dini untuk Daftar Sekolah

Share this article
Example 468x60

 

SAHABATKALTIM, BALIKPAPAN : Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Kota Balikpapan dipastikan berlangsung lebih mudah dan tertib. Seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring, mulai dari pengambilan nomor antrean hingga pendaftaran sekolah, sehingga masyarakat tidak perlu lagi datang lebih awal atau mengantre panjang untuk mendapatkan layanan.

Example 300x600

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik mengatakan, sistem digital yang diterapkan tahun ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses, sekaligus menjamin proses penerimaan siswa berjalan secara transparan dan adil.

“Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara online. Masyarakat dapat mengakses layanan dari mana saja tanpa harus datang langsung ke kantor Disdikbud,” ucap Irfan kepada media, Kamis (4/6/2026).

Melalui portal resmi SPMB, orang tua maupun calon peserta didik dapat mengikuti seluruh tahapan pendaftaran secara mandiri. Pengambilan nomor antrean untuk verifikasi dan validasi dokumen juga dilakukan secara daring mulai 15 hingga 23 Juni 2026.

Sistem tersebut secara otomatis akan menentukan jadwal pelayanan lengkap dengan hari, tanggal, dan jam kedatangan, sehingga masyarakat tidak perlu berebut antrean maupun menunggu dalam waktu lama.

“Setelah memperoleh jadwal, peserta dapat mengikuti proses verifikasi dan validasi dokumen yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni hingga 1 Juli 2026,” terangnya.

Untuk mendukung kenyamanan masyarakat selama proses tersebut, Disdikbud menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan di kantor, termasuk tenda dan kursi tunggu bagi warga yang datang sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Kami hanya melayani masyarakat yang sudah memiliki jadwal antrean. Setiap hari kapasitas pelayanan berkisar 200 hingga 300 orang sehingga pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman,” kata Irfan.

Selain memberikan kemudahan akses, sistem digital yang diterapkan juga bertujuan mengurangi potensi kesalahan administrasi dan mempercepat proses pelayanan kepada masyarakat.

Pada pelaksanaan SPMB tahun ini, Disdikbud membuka lima jalur penerimaan, yakni jalur domisili, prestasi, afirmasi, mutasi, dan regulasi. Masyarakat dapat memilih jalur sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Terdapat pula perubahan pada mekanisme pendaftaran jalur prestasi tahfiz Al-Qur’an. Jika sebelumnya verifikasi sertifikat dilakukan oleh Disdikbud, kini proses legalisasi dan pengesahan sepenuhnya menjadi kewenangan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) sesuai wilayah masing-masing.

“Kebijakan tersebut dilakukan untuk memastikan keabsahan dokumen sekaligus meningkatkan akurasi penilaian prestasi tahfiz yang digunakan dalam proses seleksi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan juga memperkuat pengawasan pelaksanaan SPMB melalui tim khusus yang dipimpin Inspektorat Kota Balikpapan. Pengawasan ini diperkuat dengan perhatian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menerbitkan Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2026 terkait pencegahan gratifikasi dan praktik intervensi dalam penerimaan siswa baru.

“Dengan dukungan sistem digital dan pengawasan berlapis, Pemkot Balikpapan berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih tertib, mudah diakses masyarakat, serta memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon peserta didik,” pungkasnya. (Din)

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *