SAHABATKALTIM, Balikpapan : Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan, Bagus Susetyo menghadiri sekaligus membuka Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kesadaran Pemuda Bela Negara Tahun 2026 di Balikpapan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membentuk generasi muda yang memiliki jiwa nasionalisme, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Dalam sambutan, Bagus mengatakan, bela negara tidak hanya diwujudkan melalui keterlibatan dalam bidang pertahanan dan keamanan.
“Nilai-nilai bela negara dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap cinta tanah air, menjaga persatuan dan kesatuan, menaati peraturan, bekerja dengan sungguh-sungguh, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ucap Bagus dalam sambutannya, Senin (22/6/2026).
Ia menilai, di tengah berbagai tantangan global, perkembangan teknologi, dan derasnya arus informasi, generasi muda dituntut memiliki ketahanan diri yang kuat, serta wawasan kebangsaan yang kokoh.
Selain itu, kemampuan menyaring informasi juga menjadi hal penting guna mencegah pengaruh negatif yang dapat mengganggu persatuan bangsa.
“Karena itu, kegiatan pendidikan dan pelatihan seperti ini menjadi sangat penting sebagai sarana pembentukan karakter, sekaligus peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, dia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menanamkan lima nilai dasar bela negara, yakni cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia kepada Pancasila, rela berkorban, serta memiliki kemampuan awal bela negara.
Bagus menegaskan, generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era digital. Dirinya mendorong para peserta untuk menjadi garda terdepan dalam melawan penyebaran hoaks, menjauhi bahaya narkoba, serta berkontribusi dalam memajukan ekonomi kreatif daerah.
“Generasi muda hari ini harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Tunjukkan bahwa pemuda Indonesia memiliki semangat, integritas, dan kepedulian untuk membangun bangsa,” paparnya.
Di akhir sambutannya, Wawali berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan serius dan memanfaatkan pelatihan tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas diri.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, serta menjadikan pelatihan ini sebagai bekal untuk mengembangkan kapasitas diri dan menjadi agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi Kota Balikpapan, Kaltim, dan Indonesia,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Balikpapan berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya memiliki pemahaman tentang nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud nyata bela negara. (Din/Adv Diskominfo Balikpapan)


















